10 RDTA Terbaik Indonesia 2019

RDTA TerbaikPara pengguna vape alias vaporizer pasti sudah mengenal dengan baik apa itu RDTA. Ya, RDTA merupakan salah satu jenis dari atomizer yang merupakan komponen utama dalam vape. Secara garis besar, vape sendiri mempunyai 3 komponen pokok yakni drip tip, atomizer dan juga mods. Ketiga komponen ini bisa dibongkar pasang untuk mendapatkan kenikmatan menghisap yang berbeda. Beda settingan, maka akan pula konsentrasi dan jumlah asap alias clouds yang dihasilkan.

Atomizer sendiri adalah tempat dari e-liquid atau cairan vaporizer yang berada di dalam tank. Selain RDTA, ada beberapa jenis atomizer lain seperti RDA dan RTA. Untuk memilih jenis yang tepat, tentu Anda perlu tahu dulu perbedaan setiap atomizer dan bagaimana cara memilihnya.

Untuk ringkasnya, silahkan lihat tabel di bawah ini untuk membandingkan 5 pilihan teratas kami untuk RDTA. Untuk lebih detailnya, silahkan baca di artikel ini selanjutnya.

GAMBARPRODUKINFOCEK HARGA
GeekVape AvocadoGeekVape Avocado
  • Tipe: authentic
  • Ukuran: 24 mm
  • Kapasitas e-liquid: 5 ml
  • Warna: black, stainless steel, brass gold, brass chooper, light blue
Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia
Wasp NanoWasp Nano
  • Tipe: authentic
  • Ukuran: 22 mm
  • Kapasitas e-liquid: 2 ml
  • Warna: black, frost white, gold ultem
Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia
VGOD Tricktank Pro RDTAVGOD Tricktank Pro RDTA
  • Tipe: authentic
  • Ukuran: 24 mm
  • Kapasitas e-liquid: 4 ml
  • Warna: gold, stainless steel, black
Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia
AzerothAzeroth
  • Tipe: authentic
  • Ukuran: 24 mm
  • Kapasitas e-liquid: 4 ml
  • Warna: black, silver
Cek Harga di Lazada Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia
Wismec TheoremWismec Theorem
  • Tipe: authentic
  • Ukuran: 22 mm
  • Kapasitas e-liquid: 2,7 ml
  • Warna: stainless steel
Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

Perbedaan antara RDTA, RDA, dan RTA

RDTA memang bisa dibilang merupakan jenis atomizer yang paling banyak dipilih. Hal ini tidak terlepas dari fungsi dan berbagai kelebihan dari RDTA yang merupakan gabungan dari RDA dan juga RTA. RDTA sendiri merupakan kepanjangan dari Rebuildable Dripping Tank Atomizer, jenis atomizer yang bisa dirangkai sendiri oleh pemakai vape. Di dalam RDTA ini terdapat tank yang digunakan untuk menampung e-liquid sekaligus mempunyai coil yang bisa diganti. Coil ini berfungsi untuk memanaskan e-liquid sehingga akan berubah bentuk menjadi uap dan bisa dihirup.

Pengguna RDTA seringkali lebih mudah menyesuaikan asap atau cloud yang ingin dihasilkan karena adanya tank dan juga coil. Sedangkan pada RDA, tidak ada tank yang bisa menampung e-liquid. Hal ini menjadikan pengguna harus selalu meneteskan e-liquid langsung di atas coil. Selain merepotkan karena harus terus menerus meneteskan e-liquid, tidak adanya tank pada RDA juga menjadikan rasa dari asap vape sangat kuat. Sedangkan pada atomizer jenis RTA, ada tank untuk meletakkan equalizer namun coilnya adalah buatan pabrik yang tidak bisa diganti sendiri. RTA dianggap kurang cocok untuk pemakai vape yang ingin melakukan pengaturan sendiri dan hobi melakukan bongkar pasang pada alat vapenya.

Tips memilih RDTA

Untuk mendapatkan RDTA terbaik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti berikut ini:

Ketahui tujuan Anda membeli RDTA

Saat ini banyak pengguna vape yang awalnya adalah perokok. Tujuan utama memakai vape pun beragam, mulai dari ingin merasakan sensasi berbeda hingga berusaha mengurangi kecanduan dari rokok yang dianggap lebih berbahaya. Yang mana pun alasan Anda memakai vape, penting sekali untuk memperhatikan budget yang digunakan dalam membeli RDTA. Sebab ada banyak sekali RDTA berharga sangat mahal, tapi sebenarnya fitur yang dimilikinya tidak terlalu berbeda dengan RDTA yang harganya terjangkau. Apalagi untuk Anda yang pemula, jangan salah membeli RDTA. Pastikan banyak membaca referensi dari para pengguna RDTA maupun banyak bertanya kepada orang yang sudah terlebih dahulu memakai RDTA.

Pastikan dulu batasan budget

Ada orang yang membeli alat vape dan RDTA untuk menggantikan pemakaian rokok. Nah, supaya tujuan Anda tercapai dan tak malah kapok memakai vape, maka cari saja yang jenis biasa dengan kisaran harga Rp 100 ribuan. Vape jenis ini sudah sangat layak digunakan untuk menggantikan rokok dan tentu saja akan lebih hemat dibanding jika Anda merokok lebih dari 1 pak tiap harinya. Tapi kalau Anda memang suka dengan sensasi menghirup vape dan ingin bisa menghasilkan asap yang super banyak, maka setidaknya harga RDTA maupun alat vape yang bisa dibeli mencapai kisaran Rp 500 ribu.

Bijak memilih tempat membeli RDTA

Pilih tempat membeli RDTAAnda perlu sekali memperhatikan di mana akan membeli RDTA. Saat ini memang sudah banyak toko vape yang bertebaran di mana-mana, baik offline maupun online. Tapi tak semua penjual jujur dan menawarkan RDTA berkualitas dengan harga yang sesuai. Jadi mulailah mencari toko yang sesuai dan terpercaya untuk bisa mendapatkan RDTA terbaik yang memang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan serta harganya masuk di akal. Jangan ragu untuk membandingkan satu toko dengan toko lain dan juga membandingkan harganya supaya bisa memperoleh RDTA yang Anda inginkan.

Jangan ragu untuk bertanya kepada seller

Hal lain yang sering diabaikan oleh para pengguna vape adalah bertanya secara detail kepada seller. Banyak yang merasa malu untuk menanyakan berbagai macam hal mulai kelebihan dan kekurangan masing-masing produk hingga cara pemakaian dan perawatan. Kalau Anda memang ingin mendapatkan RDTA yang sesuai, maka perlu sekali mengetahui detailnya dengan bertanya kepada seller. Kalau toko tersebut berkualitas, tentu seller tak akan keberatan kok menjawab pertanyaan Anda. Tapi tentu saja ada baiknya untuk cari tahu terlebih dahulu segala hal dasar mengenai vape, baru menanyakan hal yang memang tidak bisa Anda temukan sendiri kepada seller.

Tonton review di YouTube

Di zaman dengan kecanggihan teknologi saat ini, review dari sebuah produk tak hanya bisa diketahui melalui tulisan di internet. Anda bisa melihat review dengan lebih detail melalui video YouTube. Ya, banyak sekali pengguna vape yang mengunggah review mereka mengenai sebuah produk di YouTube. Tak hanya bisa mengetahui kelebihan dan kekurangannya, Anda sekaligus bisa melihat secara langsung fisik dari alat vape yang diinginkan. Bahkan tak jarang pula Anda bisa belajar cara merakit dan merawat alat vape melalui YouTube.

Di Indonesia sendiri, vape ini mulai masuk sejak tahun 2012, meski saat itu masih belum banyak dikenal. Di tahun 2014, vape sempat meredup dikarenakan isu bahaya dari rokok elektrik. Namun seiring berjalannya waktu, vape kembali populer di tahun 2016 dan langsung banyak peminatnya. Hingga saat ini, vape pun makin banyak variasinya. Sedangkan kalau di dunia, vape sendiri ternyata sudah ada sejak tahun 1963. Pada saat itu, vape yang merupakan jenis rokok elektrik dipatenkan oleh seseorang bernama Herbert Gilbert. Namun sayangnya, gaung dari vape sama sekali tidak terdengar.

Barulah di tahun 2003, seorang bernama Hon Lik menyempurnakan rokok elektrik yang sudah ada. Setelah percobaan sekian lama, ia akhirnya berhasil menciptakan sebuah rokok elektrik bertenaga baterai yang bisa mengubah cairan nikotin menjadi uap. Uap tersebut kemudian bisa dihirup seperti halnya rokok dan dikeluarkan dalam bentuk asap. Bedanya, asap dari vape ini jauh lebih banyak jumlahnya dan sangat pekat sehingga mirip dengan kabut.

Dikarenakan vape buatan Hon Lik ini tidak memiliki kandungan tar seperti yang ada di dalam rokok biasa, maka vape pun langsung diklaim bisa menjadi alternatif rokok. Sejak saat itu, vape mulai diproduksi secara massal di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Saat ini sendiri ada banyak sekali produk vape yang ada di Indonesia, termasuk untuk jenis atomizernya seperti RDTA. Hal tersebut menjadikan pengguna vape bisa lebih leluasa memilih RDTA yang memang dianggap sesuai dengan kebutuhannya.

Kalau masih banyak yang bertanya, mengapa harus menggunakan vape, padahal e-liquidnya juga mengandung nikotin sehingga tak jauh berbeda dengan rokok biasa, maka jawabannya adalah di sensasi rasa. Rokok umumnya memiliki rasa pahit di lidah, sedangkan kalau menggunakan vape, Anda bisa menikmati sensasi segar dari berbagai rasa mulai dari mint, hingga coklat dan aneka buah. Selain itu, asap vape juga cenderung tidak mengganggu karena aromanya sangat wangi dan sama sekali tidak meninggalkan aroma menyengat seperti rokok biasa. Tak cuma itu saja, vape juga jauh lebih hemat karena harga e-liquidnya yang lebih murah. Anda mungkin hanya perlu mengeluarkan banyak biaya saat pembelian alat vape pertama kalinya.

Bagaimana? Sudah siap memilih jenis RDTA yang pas untuk Anda? Jangan hanya sekedar memilih berdasarkan ikut-ikutan saja, sebab setiap jenis RDTA punya spesifikasi tertentu yang perlu untuk Anda ketahui.

10 Rekomendasi RDTA Terbaik

Di Indonesia ada banyak sekali jenis RDTA yang dijual di pasaran, mulai dari yang harganya hanya puluhan ribu sampai dengan ratusan ribu. Kalau Anda ingin merasakan sensasi menggunakan vape dengan maksimal, maka tak ada salahnya menyimak rekomendasi RDTA terbaik yang sudah kami rangkum berikut ini:

1. GeekVape Avocado

 GeekVape Avocado RDTA 24 Clone

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

Memang jika dilihat dari segi desainnya, GeekVape Avocado RDTA 24 Clone ini tidak mempunyai desain yang begitu mengesankan atau mampu membuat mata terbelalak, akan tetapi ternyata banyak orang yang menyukai produk RDTA satu ini. Bahkan tidak sedikit pula yang rela memesan secara pre-order untuk dapat membeli dan memilikinya, walaupun sebenarnya ada banyak produk lain sejenis yang tak kalah hebatnya. Namun ternyata apa yang membuat GeekVape Avocado RDTA 24 Clone mendulang popularitas dikarenakan kualitasnya yang benar-benar bagus. Bahkan produk satu ini mudah dibongkar pasang untuk dapat dibersihkan bagian dalamnya.

Produsen pembuat RDTA satu ini membuat 2 versi, yaitu yang untuk single coil dan untuk dual coil. Drip tipnya pun dapat diganti-ganti sekehendak hati. Terdapat pula PEEK insulator di dalamnya. Satu hal yang menyenangkan ketika menggunakan produk satu ini adalah kapasitas untuk liquidnya sangat besar, yaitu 5 mililiter.

Kelebihan:

  • Kapasitas liquidnya sebesar 5 milimeter
  • Bodynya kuat dan tahan benturan
  • Drip tipnya dapat diganti
  • Dilengkapi PEEK insulator

Kekurangan:

  • Jika dibandingkan dengan produk RDTA sejenisnya, Geek Vape Avocado RDTA 24 Clone terlalu besar
  • Desainnya kurang begitu bagus

2. WASP Nano

 WASP nano RDTA

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

Selama ini mungkin yang banyak dikenal di pasaran adalah WASP nano RDA, namun ternyata ada pula versi RDTA-nya atau yang bernama WASP nano RDTA dengan ultem cap 22 milimeter. Pihak produsennya memang mengakui bahwa dalam membuat WASP nano RDTA ini mereka menggunakan desain dan banyak hal yang mengadopsi dari WASP nano RDA, namun pada produknya ini ada beberapa hal yang tidak didapatkan di versi RDA-nya. WASP nano RDTA memiliki deck lebar untuk single coil dan desain airflownya juga dapat cukup bagus. RDTA satu ini kompatibel dengan 510 drip tip adapter.

Produk satu ini terbuat dari stainless steel yang mana kemudian dibungkus dengan kaca transparan dengan warna-warna yang berbeda. Diameternya sebesar 22 milimeter dengan kapasitas liquid sebanyak 2 mililiter. Ukurannya juga tidak terlalu besar atau hanya 22 x 22 x 35,6 mm dan memiliki berat hanya 24,3 gram saja.

Kelebihan:

  • Desain airflownya bagus dan dapat diatur sekehendak hati
  • Bagian decknya cukup besar untuk menampung satu coil saja
  • Tahan benturan
  • Kompatibel dengan 510 drip tip adapter

Kekurangan:

  • Kapasitas liquidnya cukup kecil
  • Desain luarannya cukup sederhana

3. VGOD Tricktank Pro RDTA

 VGOD Trick Tank Pro RDTA

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

VGOD Tricktank Pro RDTA merupakan RDTA yang diciptakan dan didesain oleh profesional untuk profesional. RDTA satu ini memiliki 4 lubang yang mana setiap lubangnya dilapisi dengan lempeng tembaga yang masih juga dilapisi lagi oleh lembaran emas tipis agar tidak mudah berkarat. Dengan begitu, maka VGOD Tricktank Pro RDTA dapat digunakan untuk berbagai macam jenis koil. Uniknya, walaupun ukuran dari VGOD Tricktank Pro RDTA ini tergolong kecil, akan tetapi konstruksinya sangat padat dan hal tersebut membuatnya kuat. Dan tidak hanya kuat terhadap benturan saja, RDTA satu ini juga kuat terhadap panas.

Spesifikasi dari VGOD Tricktank Pro RDTA ini adalah memiliki dimensi total sebesar 2 x 15 mm dengan diameter sebesar 24 mm. Kapasitas penyimpanan liquidnya sebanyak 4.0 mililiter. Sistem pada airflow-nya adalah self wicking dan material untuk membuatnya menggunakan stainless steel.

Kelebihan:

  • Kuat karena terbuat dari stainless steel
  • Dilengkapi dengan sistem tekanan yang bagus untuk tanggulangi panas
  • Setiap lubangnya dilengkapi dengan lapisan emas

Kekurangan:

  • Tidak dilengkapi dengan adapter 510
  • Sistem tekanan udaranya tidak dapat diatur dengan leluasa

4. Azeroth

 RDTA Azeroth

Cek Harga di Lazada Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

RDTA Azeroth merupakan satu produk RDTA yang diproduksi oleh CoilArt. RDTA satu ini memiliki desain yang cukup artistik yang didominasi oleh warna hitam, emas dan silver. Dengan warna seperti itu, maka RDTA Azeroth dapat dipasangkan dengan berbagai mod berwarna gelap. Airflownya cukup besar yang mana dapat membuat vaper yang memakainya merasakan aroma dan rasa dari vapor secara maksimal. Selain airflownya yang besar, kapasitas liquidnya juga cukup leluasa, yaitu mampu menampung sampai dengan 4.0 milimeter.

RDTA Azeroth memiliki spesifikasi berdiameter sebesar 24 milimeter dengan material yang terbuat dari stainless steel. Untuk wadah liquidnya, kapasitas tank yang dipunyai mampu menampung sampai dengan 4 mililiter.

Kelebihan:

  • Desainnya artistik
  • Airflow dapat diatur-atur sekehendak hati
  • Kapasitas liquid: 4.0 ml

Kekurangan:

  • Pemasangan kapasnya cukup susah
  • Adapter 510 yang terdapat di dalamnya kurang begitu bekerja maksimal ketika RDTA ini dipakai dalam mode single

5. Wismec Theorem

 Wismec Theorem RDTA

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

Wismec Theorem RDTA adalah sebuah RDTA vapor yang berukuran kecil dengan bobot hanya 300 gram saja. Walaupun kecil namun RDTA satu ini cukup kuat dan tahan benturan karena material yang digunakan dalam proses pembuatannya adalah stainless steel. RDTA satu ini juga dapat digunakan dengan mode koil single ataupun double. Sebelumnya, memang Wismec selaku pemroduksi dari Wismecc Theorem RDTA itu sedikit terkendala sesuatu yang membuat produknya tidak begitu laris manis d pasaran. Untung saja ketika keadaan semakin memburuk, pihak Wismec berhasil memadukan kehebatan genny dan RDA dalam satu paket kecil dan hal tersebutlah yang membuatnya kembali diperhitungkan di pasaran.

Sedangkan untuk spesifikasinya, Wismec Theorem RDTA tersebut terbuat dari stainless steel dengan ukuran atau dimensi total sebesar 22 x 46.25 mm. Notch coilnya menggunakan kapas seperti coil pada umumnya.

Kelebihan:

  • Desainnya sangat unik
  • Sangat mudah untuk dibongkar dan dibersihkan
  • Terdapat pilihan dual atau single coil
  • Tekanan udara dari dalam cukup bagus

Kekurangan:

  • Aroma dan rasa dari liquid dapat cepat hambar dan kehilangan cita rasanya
  • Liquidnya mudah tumpah jika penggunanya tidak hati-hati saat mengisi ulangnya

6. Merlin

 Merlin

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

Kesan pertama ketika membeli box Merlin ini adalah kemasannya sangat bagus dan terkesan mewah. Ketika box-nya dibuka, maka akan terlihat RDTA-nya beserta tank, o-ring dan beberapa baut cadangan. Sayangnya, tidak ada lubang untuk membuka perangkat satu ini. Ystar Vitamin hadir dengan bagian bawah yang terbuat dari stainless steel dan terkesan langsung menancap pada tank kacanya.

RDTA satu ini dibuat dengan desain anti bocor karena menggunakan plating yang terbuat dari lapisan emas. Diameternya berukuran 24 mm dan menggunakan sistem genesis style wicking.

Kelebihan:

  • Ultemnya sangat berkualitas
  • Tampilan luarnya juga bagus
  • Paket dalam kotaknya menarik

Kekurangan:

  • Susah dibersihkan
  • Tidak dilengkapi dengan 510 drip tip adapter
  • Port fill-nya cukup kecil
  • Desain airflownya kurang menarik

7. GLXYVAPE Flipped Mini

 GLXYVAPE Flipped Mini RDTA

Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Mungkin jika dibandingkan dengan RDTA-RDTA lainnya, GLXYVAPE Flipped Mini RDTA ini jauh lebih mungil. Desainnya yang sederhana dan compact tersebut, ditambah dengan kilau stainless steel yang dipakainya, membuat GLXYVAPE Flipped Mini RDTA semakin menawan. Ditambah lagi glass tanknya mampu menampung 1 mililiter dan dapat terlihat dari luaran.

Spesifikasi dari GLXYVAPE Flipped Mini RDTA ini adalah seperti yang disebutkan di atas, materialnya yaitu stainless steel yang berdimensi sebesar 22 x 36 x 22 milimeter. Bobot dari benda ini hanya 27 gram saja dan cukup mungil ketika berdiri terpisah tanpa tank bawaan.

Kelebihan:

  • Memiliki desain dual-pole deck untuk satu coil build
  • Sudah dilengkapi dengan adapter 510

Kekurangan:

  • Tank glassnya hanya mampu menampung sedikit dari liquid
  • Terlalu kecil dan rentan hilang

8. DJV

 DJV RDTA Clone Atomizer

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

DJV RDTA Clone Atomizer atau merupakan kependekan dari Dejavu RDTA Clone Atomizer merupakan salah satu produk RDTA buatan pabrik asal Cina bernama Shenzhen Huasheng Technology Co. Ltd. yang selain mengutamakan kualitas juga memfokuskan pada sisi desainnya. Desainnya memang dibuat khusus untuk dapat support dengan pemakaian dual coil. Pada spring filling system-nya membuat RDTA satu ini tidak mudah mengalami kebocoran liquid yang menjadikan rasanya menjadi sedikit hambar. Bahkan terdapat sirkulasi kecil yang berfungsi untuk menyeimbangkan aliran udara. Sirkulasi itupun dapat disesuaikan atau diatur sekehendak hati.

Untuk spesifikasinya sendiri, DJV RDTA Clone Atomizer ini memiliki ukuran hanya sebesar 24 x 46 mm dengan berat 300 gram saja. Sedangkan kapasitas tempat untuk liquid yang dimilikinya adalah sebesar 2.0 mililiter.

Kelebihan:

  • Memiliki desain bagus
  • Terbuat dari logam yang mana cukup kuat terhadap benturan
  • Sistem airflownya dapat diatur sekehendak hati
  • Tidak mudah mengalami kebocoran

Kekurangan:

  • Kapasitas liquidnya terlalu kecil

9. Wotofo Faris

 Wotofo Faris RDTA

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

Mungkin masih cukup jarang ada yang mengenal produk bernama Wotofo Faris RDTA ini karena memang RDTA tersebut merupakan hasil dari kerja sama antara Shenzen Wotofo Technology CO. Ltd. dan Vape Geek Q8 yang berasal dari Arab. Salah satu keunikan dari Wotofo Faris RDTA ini adalah deck yang dimiliki tidak mempunyai tiang atau post khusus sehingga penggunanya dapat langsung diubah dan digunakan sebagai tank tau dripper.

Kapasitas tank-nya adalah sebesar 3 mililiter dengan material utama terbuat dari stainless steel dan pyrex. Drip tipnya memiliki warna-warna resin dan insulator materialnya adalah PEEK. Sistem airflownya dapat diatur sesuka hati dan juga kompatibel dengan 510 adapter.

Kelebihan:

  • Desainnya bagus dan kuat karena material yang digunakannya juga cukup kuat terhadap benturan
  • Sleevenya tidak mudah goyang karena terdapatnya notch
  • Sistem airflownya dapat diatur sekehendak hati
  • Deck bagus dan tanpa tiang sehingga dapat langsung dijadikan sebagai dripper
  • Mudah dibongkar dan dibersihkan
  • Mudah untuk memasang coil

Kekurangan:

  • Kapasitas tanknya cukup kecil, yaitu hanya 3 mililiter saja
  • Pada bagian top capnya cukup seret ketika dibuka pertama kali, jadi dibutuhkan pelumas agar dapat membukanya dengan lancar
  • Bagian ulirnya agak sedikit kasar
  • Cukup mahal untuk ukuran RDTA

10. Teslacigs Arrow

 Teslacigs ARROW RDTA

Cek Harga di Bukalapak Cek Harga di Tokopedia

Teslacigs ARROW RDTA adalah salah satu jenis produk RDTA yang juga memiliki penggemar banyak di berbagai negara di dunia. Hal itu dikarenakan produsen pembuat produk satu ini seakan mengkombinasikan antara RDA dan RDTA dalam satu barang sekaligus. Walaupun dikatakan merupakan produk kombinasi, namun ukurannya tetap terjaga dan tidak terlalu besar. Bagian deck yang dimilikinya dilengkapi dengan dual-post yang masing-masing postnya terdapat 2 lubang yang mana dapat diotak-atik atau dipermak sekehendak hati. Selain memang berkualitas, salah satu hal yang menjadikan Teslacigs ARROW RDTA ini banyak peminatnya adalah karena desainnya yang sangat unik. Dengan balutan body yang terbuat dari stainless steel, bagian tabung kacanya akan terlihat sangat anggun sekaligus kokoh serta kuat terhadap benturan. Untuk sistem airflownya juga dapat diatur sekehendak hati.

Teslacigs ARROW RDTA ini memiliki ukuran 22 x 25 milimeter dan berbobot 35 gram yang sudah dilengkapi dengan 510 adapter. Kapasitas untuk menyimpan liquidnya sebesar 3.5 mililiter yang cukup besar dibandingkan dengan produk RDTA sekelasnya.

Kelebihan:

  • Kokoh karena material yang digunakan adalah stainless steel
  • Tanknya terbuat dari kaca
  • Sudah dilengkapi dengan 510 adapter
  • Kapasitasnya cukup besar
  • Kecil dan ringan

Kekurangan:

  • Bautnya kurang optimal

Kesimpulan

Dari 10 jenis RDTA yang ada di atas, kami lebih merekomendasikan untuk menggunakan GeekVape Avocado. Alasannya adalah selain kualitasnya yang memang bagus, RDTA ini juga memiliki kapasitas e-liquid yang besar. Anda juga dapat menggonta-ganti drip-tip RDTA ini. Dan yang ga kalah penting, GeekVape Avocado RDTA ini mudah sekali untuk dibongkar pasang, sehingga mempermudah penggunanya untuk membersihkannya.

Body dalamnya yang dilapisi oleh stainless steel memberikan struktur yang kokoh pada RDTA ini. Jadi penggunanya tidak perlu khawatir. Juga, Avocado RDTA ini dibuat dari gelas silika yang dikenal tahan panas. Selain itu, RDTA ini memiliki kapasitas e-juice yang dimilikinya mencapai 5 milimeter. Decknya didesain sedemikian rupa sehingga dapat digunakan dengan single maupun dual coil.

Tinggalkan komentar

shares